Langsung ke konten utama

BAB 2 sistem informasi

BAB II
Tinjauan Umum Pengembangan Sistem

2.1 Definisi Pengembangan Sistem Informasi
Pengembangan sistem Informasi adalah penyusunan suatu sistem yang baru untuk menggantikan sistem yang lama secara keseluruhan atau memperbaiki sistem yang telah ada.

2.2  Alasan Pengembangan Sistem Informasi
A. Adanya permasalahan-permasalahan yang timbul pada sistem lama. Permasalahan yang timbul dapat berupa :
Ketidakberesan dalam sistem yang menyebabkan sistem tersebut. Tidak dapat beroperasi sesuai dengan yang diharapkan.
Pertumbuhan Organisasi  yang menyebabkan harus disusunya sistem yang baru.
B. Untuk meraih kesempatan-kesempatan (opportunities)
C. Adanya instruksi-instruksi (directives)

2.3    Prinsip Pengembangan Sistem
a.    Sistem yang dikembangkan adalah untuk manajemen.
b.    Sistem yang dikembangkan adalah investasi modal yang besar.
c.    Sistem yang dikembangkan memerlukan orang yang terdidik.
d.    Tahapan kerja dan tugas-tugas yang harus dilakukan dalam proses pengembangan sistem.
2.4    Tahapan Pengembangan Sistem
Tahapan kerja dari pengembangan sistem




  
Kebijakan & Perencanaan Sistem : adanya instruksi dari top manager kepada bawahan bahwa perusahaan tersebut perlu dilakukan pengembangan sistem. Di dalam perancanaan sistem perlu direncanakan terlebih dahulu mengenai :
a.    Berapa besar dana yang di butuhkan untuk mengembangkan sistem
b.    Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengembangkan sistem
c.    Sudah siapkah personil-personil yang terlibat dalam pengembangan sistem tsb.

1.Tahap Deskripsi

Pada tahap ini peneliti mendiskripsikan gambaran secara umum perusahaan yang diteliti, yaitu VIPEnterprise.Peniliti juga mendeskripsikan gambaran secara umum sistem informasi yang digunakan berdasarkan data dan informasi yang diperoleh dari hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi.

2.Tahap Reduksi Data

Pada tahap ini peniliti memilah data yang diperoleh. Data yang bermanfaat bagi peniliti akan digunakan dan yang tidak bermanfaat disisikan. Jadi reduksi data berguna untuk
mengurangi data yang tidak terpakai sehingga akan diperoleh data yang sesuai kebutuhan peneliti.

3.Tahap Analisis
Pada tahap ini peneliti menganalisis kekurangan dan kelemahan sistem informasi yang telah digunakan, kemudian dengan data yang diperoleh akan digunakan dalam pengembangan sistem informasi reservasi.

Ø  Implementasi Sistem
·         Flowchart
Flowchart ini merupakan langkah awal pembuatan program. Dengan adanya flowchart urutan proses kegiatan menjadi lebih jelas. Jika ada penambahan proses maka dapat dilakukan lebih mudah. Setelah flowchart selesai disusun, selanjutnya programmer menerjemahkannya kebentuk program dengan bahasa pemrograman.


·         Data Flow Diagram (DFD)
DFD ini merupakan salah satu alat pembuatan model yang sering digunakan, khususnya bila fungsi-fungsi sistem merupakan bagian yang lebih penting dan kompleks pada data yang dimanipulasi oleh sistem. Gambaran ini tidak tergantung pada perangkat keras, perangkat lunak, struktur data, atau organisasi file. Keuntungan menggunakan DFD adalah menudahkan pemakai (user) yang kurang menguasai bidang komputer untuk mengerti isi sistem yang akan dikerjakan/dikembangkan.

·         Relasi Antar Tabel
Hubungan antar tabel berfungsi untuk menunjukkan relasi antar tabel sehingga membentuk suatu jaringan data.

Perancangan Interface

·         Rancangan Form Input.

1.       Form Login.
Form login merupakan form yang pertama kali muncul saat program dijalankan. Form login mempunyai tugas untuk melakukan pengecekkan terhadap orang yang akan mengakses aplikasi.

2.       Form Menu Utama.
Menu utama merupakan pintu untuk mengakses form – form lain. Menu ini akan muncul jika form login menemukan kecocokan antara username dan password yang diinputkan user.

3.       Form Data Pemesanan.
Dalam form data pmesanan dapat menginputkan data pemesanan. Berikut ini rancangan design form data pemesanan. 
2.5      Metodologi Pengembangan Sistem
Pengembangan Sistem Metodologi adalah kesatuan metode-metode, prosedur-prosedur, konsep-konsep pekerjaan, aturan-aturan, postulat-postulat yang digunakan oleh suatu ilmu pengetahuan, seni atau disiplin lainnya. Metode adalah suatu cara, teknik yang sistematik untuk mengerjakan sesuatu. Metodologi Pengembangan sistem berarti metode-metode, prosedur-prosedur, konsep-konsep pekerjaan, aturan-aturan dan postulat-postulat (kerangka pemikiran) yang akan digunakan untuk mengembangkan suatu sistem informasi. Urut-urutan prosedur untuk pemecahan masalah dikenal dengan istilah Algoritma. Pendekatan terstruktur mengenalkan penggunaan alat-alat dan teknik-teknik untuk mengembangkan sistem yang terstruktur. Tujuan pendekatan terstruktur adalah agar pada akhir pengembangan perangkat lunak dapat memenuhi kebutuhan user, dilakukan tepat waktu, tidak melampaui anggaran biaya, mudah dipergunakan, mudah dipahami dan mudah dirawat. Metodologi pengembangan sistem adalah metode-metode, prosedur-prosedur, konsep-konsep pekerjaan, aturan-aturan dan postulat-postulat (dalil) yang akan digunakan untuk mengembangkan suatu sistem informasi.. Contohnya pada sistem informasi pada travel :

  Metodologi yang digunakan terdiri dari tahapan-tahapan sebagai berikut:
1. Observasi
Langsung datang ke tempat objek yang bersangkutan untuk melakukan peninjauan, pengamatan dan pencatatan secara langsung terhadap objek penelitian sehingga mendapatkan data yang akurat dan relevan.
2. Interview
Melakukan dialog dengan secara langsung kepada pemilik tour and travel untuk mendapat data dari pihak terkait.
3. Kearsipan
Data yang diperoleh langsung dari yang dimiliki oleh objek penelitian sebagai analisa dengan pencatatan yang sederhana kami lakukan.
4. Kepustakaan
Mempergunakan buku-buku dari perpustakaan yang meliputi literature, catatan kuliah, serta bacaan lain yang dapat mendukung.
Klasifikasi dari metodologi :
1. Functional decomposition methodologies (Metodologi Pemecahan Fungsional) Metodologi ini menekankan pada pemecahan dari sistem ke dalam subsistem-subsistem yang lebih kecil, sehingga akan lebih mudah untuk dipahami, dirancang dan ditetapkan. Yang termasuk dalam kelompok metodologi ini adalah: – HIPO (Hierarchy plus Input Process Output) – Stepwise Refinement (SR) atau Iterative Stepwise Refinement (ISR) – Information Hiding
2. Data Oriented Methodologies (Metodologi Orientasi Data) Metodologi ini menekankan pada karakteristik dari data yang akan diproses. Dikelompokkan ke dalam dua kelas, yaitu : Data flow oriented methodologies, sistem secara logika dapat digambarkan secara logika dari arus data dan hubungan antar fungsinya di dalam modul-modul di sistem. Yang termasuk dalam metodologi ini adalah : – SADT (Structured Analysis and Design Techniques) – Composite Design – SSAD (Structured System Analysis and Design)  Data Structured oriented methodologies Metodologi ini menekankan struktur dari input dan output di sistem. Yang termasuk dalam metodologi ini adalah : – JSD (Jackson’s System Development) – W/O (Warnier/Orr)
 3. Prescriptive Methodologies Yang termasuk dalam metodologi ini adalah : ISDOS (Information System Design dan Optimization System), merupakan perangkat lunak yang dikembangkan di University of Michigan. Kegunaan dari ISDOS adalah mengotomatisasi proses pengembangan sistem informasi. ISDOS mempunyai dua komponen, yaitu : • PSL, merupakan komponen utama dari ISDOS, yaitu suatu bahasa untuk mencatat kebutuhan pemakai dalam bentuk machine readable form. PSL dirancang sehingga output yang dihasilkannya dapat dianalisis oleh PSA. PSL merupakan bahasa untuk menggambarkan sistemnya dan bukan merupakan bahasa pemrograman prosedural. • PSA merupakan paket perangkat lunak yang mirip dengan kamus data (data dictionary) dan digunakan untuk mengecek data yang dimasukkan, disimpan, dianalisis dan yang dihasilkan sebagai output laporan. Metodologi pengembangan sistem yang ada biasanya dibuat atau diusulkan oleh: 1. Penulis Buku 2. Peneliti 3. Konsultan
 4. System House
5. Pabrik Software Model pengembangan SI (Siklus Hidup SI) : 1. Model sekuensial linier (clasic life cycle/waterfall model), Terdiri dari tahapan perencanaan sistem (rekayasa sistem), analisa kebutuhan, desain, penulisan program, pengujian dan perawatan sistem. – Membutuhkan pendekatan sistemstis dan sekuensial dalam pengembangan s/w – Dimulai dari analisis, desain, coding, testing dan pemeliharaan – Rekayasa sistem & analisa : pembentukan kebutuhan dari semua elemen sistem dan menganalisa kebutuhan keinginan user. Meliputi I/O, waktu pengerjaan , ukuran dan jumlah data yang ditangani – Analisa kebutuhan sistem dan s/w : proses menentukan arsitektur sistem secara total dan menentukan ukuran data dan jumlah data – Design : menentukan dasar-dasar pembentukan dan pemilihan struktur data, strukrtur program, arsitektur program, pemilihan algoritma, intereksi dgn user – Coding, mentrasformasikan desain kedalam baris-baris program, pemilihan Bahasa – Testing, pengujian kebenaran program, error debugging – Maintenence, perawatan s/w agar dapat digunakan trus. Kelemahan clasic life cycle/waterfall model: – Metode dengan menyajikan gambaran yang lengkap tentang sistemnya, pemesan dapat melihat pemodelan system dari sisi tampilan maupun teknik prosedural yang akan dibangun – Pada sisi developmet Mencoba efisiensi algoritma, interaksi dengan OS dan user – Terdiri atas ; model kertas, model kerja, program – Dievaluasi oleh user dan digunakan untuk mengolah kembali kebutuhanya – Pihak pengembang akan mempelajari kebutuhan dan mengerti keinginan user – Mengidentifikasi kebutuhan pemakai, analis sistem akan melakukan studi kelayakan dan studi terhadap kebutuhan pemakai, meliputi model interface, teknik prosedural dan teknologi yang akan digunakan. 2. Model prototipe (prototyping model), Dimulai dengan pengumpulan kebutuhan dan perbaikan, desain cepat, pembentukan prototipe, evaluasi pelanggan terhadap prototipe, perbaikan prototipe dan produk akhir. – Mengidentifikasi kebutuhan : analisa terhadap kebutuhan calon user – Quick design : pembuatan desain global untuk membentuk s/w contoh – Build prototype : pembuatan s/w prototype termasuk pengujian dan penyempurnaan – Evaluasi pelanggan : mengevaluasi prototipe dan memperhalus analis kebutuhan calon pemakai – Pembuatan & implementasi : pembuatan sebenarnya termasuk design, coding, dan testing Kelemahan prototyping model: – Ketidaksadaran user bahwa ini hanya suatu model awal bukan model akhir – Pengembang kadang-kadang membuat implementasi yang sembarangan – Teknik dan tools yang tidak optimal pada prototipe yang akan tetap digunakan pada s/w sesungguhnya. 3. Rapid Application Development (RAD) model, Dengan kegiatan dimulai pemodelan bisnis, pemodelan data, pemodelan proses, pembangkitan aplikasi dan pengujian. – Proses pengembangan s/w secara sekuensial linier – Kecepatan adaptasi yg tinggi, dapat dibuat dengan cepat dgn pendekatan pembangunan berbasis komponen – Jika data, analisa jelas, dan lingkup kecil maka RAD dapat digunakan dgn baik – Sering juga disebut ‘versi high speed’ dari model waterfall – Penekanan pd putaran pengembangan yang pendek – Pembangkitan Aplikasi, Melakukan penggunaan kembali komponen yang ada (jika mungkin) – Atau membuat kembali penggunaan kembli komponen jika dibutuhkan – Pengujian / pergantian, Proses RAD menekankan pada penggunaan kembali dan komponen program telah siap diuji Kelemahan Rapid Application Development model: – Model yang besar (skala proyek), membutuhkan resources yg baik dan solid – Membutuhkan komitmen pengembang dan user yang sama agar cepat selesai sesuai dengan rencana 4. Model evolusioner Yang dapat berupa model incremental atau model spiral Model incremental merupakan gabungan model sekuensial linier dengan prototyping (mis perangkat lunak pengolah kata dengan berbagai versi). Sedangkan model spiral menekan adanya analisa resiko. Jika analisa resiko menunjukkan ada ketidakpastian terhadap kebutuhan, maka pengembangan sistem dapat dihentikan. – Metode ini dirancang secara revolusioner dengan tahapan yang jelas, tetapi terbuka bagi partisipasi pemesan untuk ikut serta menentukan pemodelan system – Metode ini lambat dan mahal karena setiap tahapan yang dilalui harus menikutsertakan pemesan – Model ini merupakan perbaikan dari model waterfall dan prototype. Mengabungkan keuntungan model air terjun dan prototype dan memasukkan analissis resiko – Spiral melibatkan proses iterasi, dimana setiap iterasi bekerja pada satu level produk dimulai dari level prototype awal sampai pada level s/w SIM yang diinginkan – Setiap perpindahan level didahului analisa Resiko 5. Teknik generasi ke-empat (4GT), Dimulai dengan pengumpulan kebutuhan, strategi perancangan, implementasi menggunakan 4GL dan pengujian. – Membangun s/w dengan menggunakan sejumlah perangkat bantu (tools) – Tools memungkinkan pembuat menentukan sejumlah karakteristik s/w tersebut pada tingkat tinggi – Menekankan pada kemampuan menentukan s/w pada level mesin dgn bahasa lebih alami – Tools-tools 4GT : bahasa non procedural untuk query basis data, report eneration, manipulasi data, pendefinisian dan interaksi pada layar monitor, dan kemampuan spreedsheet. – Dimulai dengan pengumpulan kebutuhan, pelanggan langsung menerangkan kebutuhan dan langsung ditranslasikan ke prototype operasional.
2.6      Pendekatan Pengembangan Sistem
Terdapat beberapa pendekatan untuk mengembangkan sistem, yaitu :
1.  Pendekatan klasik lawan pendekatan terstruktur  (dipandang dari metodologi yang digunakan ). Pendekatan klasik adalah pendekatan didalam pendekatan  di dalam pengembangan sistem yang mengikuti tahanpan-tahapan si systems life cycle tanpa dibekali alat-alat dan teknik-teknik yang memadai. Sedangkan pada pendekatan terstruktur dilengkapi dengan alat-alat dan teknik-teknik supaya membuatnya berhasil.
2. Pendekatan spotong lawan pendekatan sistem (dipandang dari sasaran yang akan dicapai). Pendekatan sepotong merupakan pendekatan pengembangan sistem yang menekankan suatu kegiatan atau aplikasi tertentu saja. Sedangkan pada pendekatan sistem memperhatikan sistem informasi sebagai satu kesatuan terintegrasi untuk masing-masing kegiatan atau aplikasinya.
3.   Pendekatan bawah-naik lawan pendekatan atas-turun (dipandang dari cara menentukan kebutuhan dari sitem). Pendekatan bawah-naik dimulai dari level ini dimulai dari perumusan kebutuhan-kebutuhan untuk menangani transaksi dan naik ke level atas dengan merumuskan kebutuhan informasi berdasarkan transaksi tersebut. Pendekatan ini disebut juga dengan data analysis, karena yang menjadi tekanan adalah data yang akan diolah terlebih dahulu, informasi yang akan dihasilkan menyusul mengikuti data . Pendekatan atas-turun sebaliknya dimulai dari level atas organisasi, yaitu lever perencanaan strategi. Pendekatan ini disebut juga dengan decision analysis, karena yang menjadi tekanan adalah informasi yang dibutuhkan untuk pengambilan keputusan oleh manajemen terlebih dahulu. Kemudian data yang perlu diolah menyusul mengikuti informasi yang dibutuhkan.
4. Pendekatan sistem-menyeluruh lawan pendekatan moduler (dipandang dari cara mengembangkannya). Pendekatan sistem-menyeluruh merupakan pendekatan yang mengembangkan sistem serentak secara menyeluruh. Sedangkan pendekatan moduler berusaha memecahkan sistem yang rumit menjadi beberapa bagian atau modul yang sederhana, sehingga sistem akan lebih mudah dipahami dan dikembangkan.
5.    Pendekatan lompatan jauh lawan pendekatan berkembang (dipandang dari teknologi yang akan digunakan). Pendekatan lompatan jauh menerapkan perubahan menyeluruh secara serentak menggunakan teknologi canggih. Sedangkan pendekatan berkembang menerapkan teknologi canggih hanya untuk aplikasi-aplikasi yang memerlukan saja pada saat itu saja.

2.7  Alat-Alat dan Teknik Pengembangan Sistem
  Definisi Internet

“Internet adalah suatu jaringan komputer global yang terbentuk dari jaringan-jaringan lokal dan regional yang memungkinkan komunikasi data antar komputer yang terhubung ke jaringan tersebut”.

Internet merupakan hubungan antar berbagai jenis komputer dan jaringan di dunia yang berbeda sistem operasi maupun aplikasinya, dimana hubungan tersebut memanfaatkan kemajuan media komunikasi (telepon dan satelit) yang  menggunakan protokol standar dalam berkomunikasi yaitu protokol  TCP/IP. Untuk dapat menggunakan fasilitas internet, komputer kita harus terhubung ke salah satu ISP(Internet Service Provider).

ISP adalah perusahaan yang menyediakan layanan untuk menghubungkan komputer kita ke internet atau disebut juga sebagai pintu gerbang ke internet. Untuk itu, kita perlu mendaftarkan diri ke ISP untuk mendapatkan nama dan alamat di internet.

Ø  Protokol Internet :

·         TCP/IP
Untuk mengatur integrasi dan komunikasi jaringan komputer ini dibutuhan protokol-protokol yang disebut TCP/IP (Trasmission ControlProtokol/Internet Protocol). TCP(Trasmission Control Protokol), berfungsiuntuk memastikan bahwa semua hubungan antar komputer bekerja dengan baik.Sedangkan
IP(Internet Protocol) berfungsi untuk mentrasmisikan data dari satukomputer ke komputer lain. Namun secara umum, TCP/IPberfungsi untukmemilih rute terbaik dalam pengiriman data, memilih rute alternatif jika suatu rutetidak dapat digunakan, serta mengatur dan mengirimkan paket-paket data.Pada layer yang teratas dari protokol TCP/IP, terdapat beberapa protokol untuk berbagai jenis layanan yang biasanya sering kita gunakan. Protokol-protokol tersebut antara lain :
1.       HTTP (Hypertext Transfer Protocol) untuk layanan World Wide Web (WWW).
2.       FTP (File Transfer Protocol) untuk mengirim dan menerima file ke atau dari   komputer jaringan.
3.       SMTP (Simple Mail Transport Protocol) untuk layanan e-mail
4.       IRC (Internet Relay Chat) untuk mengirim dan menerima pesan.
5.       Telnet (Network Terminal Protocol) untuk melakukan login ke dalam suatu komputer di dalam suatu jaringan.Dengan adanya TCP/IPini, internet memiliki 3 keuntungan, yaitu :
a.       Memberi kesempatan internet menggunakan jalur komunikasi yang sama untuk pemakai yang berbeda pada saat yang sama. Karena paket-paket data tidak perlu dikirimkan bersama-sama, maka jalur komunikasi dapat membawa segala tipe paket data sementara mereka dikirimkan dari tempat yang satu ke tempat yang lain. Sebagai contoh, bayangkan sebuah jalan raya dimana mobil bergerak sepanjang jalan yang sama walaupun mereka menuju ke tempat yang berbeda-beda.
b.      Memberi internet fleksibilitas. Sementara paket-paket data bergerak, mereka bergerak dari satu host ke host lain sampai menuju tujuan akhir. Jika sebuah jalur komunikasi tidak berfungsi, sistem yang mengontrol aliran data dapat menggunakan jalur alternatif. Maka, peket-paket data dapat bergerak melalui jalur-jalur yang berbeda.
c.       Meningkatkan kecepatan transmisi data. Sebagai contoh, jika terjadi kesalahan maka TCPakan meminta host asal mengirimkan kembali hanya paket-paket data yang mengandung kesalahan bukan semua paket data. Iniberarti meningkatkan kecepatan transmisi data.

Ø  Definisi  Web Server

“Web Server merupakan suatu server internet yang menggunakan protokol HTTP (Hypertext Transfer Protocol) untuk melayani semua proses pentransferan data”.
Sebuah komputer yang berada pada sebuah jaringan akan memiliki sebuah alamat yang unik, demikian pula dengan sebuah situs webpada internet.
Situs tersebut akan memiliki alamat yang unik juga. Aktivitas utama yang berlangsung di internet adalah pengiriman/penerimaan e-mail dan pencarian informasi yang telah disediakanoleh Web Serveratau sering kita sebut browsing atau surfing
.
Ø  Jaringan Komputer

·         Definisi Jaringan Komputer

“Jaringan Komputer adalah hubungan dua buah simbol (umumnya berupa  komputer) atau lebih yang tujuan utamanya adalah untuk melakukan pertukaran data”.

Dalam prakteknya, jaringan komputer memungkinkan untuk melakukan berbagai perangkat lunak, perangkat keras, danbahkan berbagai kekuatan pemrosesan.

·          Jenis – Jenis Jaringan Komputer

Jaringan komputer dapat dibedakan berdasarkan cakupan geografisnya

a. Ada empat katagori utama jaringan komputer yaitu:
1.LAN (Local Area Network)
2.MAN (Metropolitan Area Network)
3.WAN (Wide Area Network)
4.GAN (Global Area Network)

Ø  Bahasa Pemrograman Yang Digunakan adalah  PHP, HTML, Mysql.
·         1PHP (Personal Home Page)PHP merupakan bahasa scripting server-side, dimana pemrosesan datanya dilakukan pada sisi server.

·         HTML(Hypertext Markup Languange) “HyperText Markup Language (HTML)adalah sebuah bahasa markup yang digunakan untuk membuat sebuah halaman web dan menampilkan berbagai informasi di dalam sebuah browserinternet”.
.
Ø  Perangkat Lunak Yang Digunakan

·         Macromedia Dreamweaver “Macromedia Dreamweaver merupakan salah satu software dari kelompok Macromedia yang banyak digunakan untuk mendesain situs Web”

·         MySQL merupakan RDBMS (Relational Database Management System) server. RDBMS adalah program yang memungkinkan pengguna database untuk membuat, menge lola, dan menggunakan data pada suatu model relational.
Ø  Alat-alatnya
1.   Sistem Flowchart
2.  Sistem Procedure Diagram (Flowmap)
3.  Data Flow Diagram (DFD)
Ø  Teknik-tekniknya
1.     Analisis Biaya
  Sumber Pustaka :
·    

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TUGAS SISTEM INFORMASI

1. Sebutkan definisi  ! a. Sistem b. Data c. Sistem Informasi d. Pengembangan Sistem Informasi Jawaban : 1. a) Sistem adalah sekelompok komponen dan elemen yang digabungkan menjadi satu untuk mencapai tujuan tertentu. Sistem berasal dari bahasa Latin ( systēma ) dan bahasa Yunani ( sustēma ) adalah suatu kesatuan yang terdiri komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi , materi atau energi untuk mencapai suatu tujuan. Istilah ini sering dipergunakan untuk menggambarkan suatu set entitas yang berinteraksi, di mana suatu model matematika seringkali bisa dibuat.    Sistem juga merupakan kesatuan bagian-bagian yang saling berhubungan yang berada dalam suatu wilayah serta memiliki item-item penggerak, contoh umum misalnya seperti negara. Negara merupakan suatu kumpulan dari beberapa elemen kesatuan lain seperti provinsi yang saling berhubungan sehingga membentuk suatu negara dimana yang berperan sebagai penggerakn...

BAB 3 sistem informasi

BAB III ANALISIS SISTEM 4.1 Definisi Analisis Sistem Analisa sistem dapat didefinisikan sebagai penguraian dari suatu system informasi yang utuh ke dalam bagian-bagian komponennya dengan maksud untuk mengidentifikasikn dan mengevaluasi permasalahan-permasalahan, kesempatankesempatan, hambatan-hambatan yang terjadi dan kebutuhan-kebutuhan yang diharapkan sehingga dapat diusulkan perbaikan-perbaikannya. Menurut Yogiyanto (1995) analisis sistem adalah penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh kedalam bagian-bagian komponennya dengan maksud untuk mengidentifikasikan dan mengevaluasi permasalahan, kesempatan, hambatan yang terjadi dan kebutuhan yang diharapkan sehingga dapat diusulkan perbaikan. Menurut Kristanto (2003) analisis sistem adalah suatu proses mengumpulkan dan menginterpretasikan kenyataan-kenyataan yang ada, mendiagnosa persoalan dan menggunakan keduanya untuk memperbaiki sistem. Menurut Mc Leod :Analisa Sistem Adalah Suatu studi dari sistem yang tel...

METODE PENELITIAN

BAB I PENDAHULUAN  Metode, berasal dari bahasa Yunani yaitu methodos yang berarti cara atau menuju suatu jalan. Metode merupakan kegiatan ilmiah yang berkaitan dengan suatu cara kerja (sistematis) untuk memahami suatu subjek atau objek penelitian, sebagai upaya untuk menemukan jawaban yang dapat dipertanggung jawabkan secara ilmiah dan termasuk keabsahannya (Rosdy Ruslan,2003:24). Sedangkan pengertian penelitian, adalah: usaha untuk menemukan, mengembangkan, dan menguji kebenaran suatu pengetahuan, yang dilakukan dengan metode-metode ilmiah  BAB II KONSEP DASAR John Dewey di dalam bukunya How We Think (1910) mengatakan bahwa metode ilmiah ialah langkah-langkah pemecahan suatu masalah yaitu sebagai berikut: 1)Merasakan adanya suatu masalah atau kesulitan. Masalah atau kesulitan ini mendorong perlunya pemecahan. 2) Merumuskan dan atau membatasi masalah/kesulitan tersebut. Di dalam hal ini diperlukan observasi untuk mengumpulkan fakta yang berhubu...