Langsung ke konten utama

BAB 3 sistem informasi

BAB III
ANALISIS SISTEM

4.1 Definisi Analisis Sistem
Analisa sistem dapat didefinisikan sebagai penguraian dari suatu system informasi yang utuh ke dalam bagian-bagian komponennya dengan maksud untuk mengidentifikasikn dan mengevaluasi permasalahan-permasalahan, kesempatankesempatan, hambatan-hambatan yang terjadi dan kebutuhan-kebutuhan yang diharapkan sehingga dapat diusulkan perbaikan-perbaikannya.
  • Menurut Yogiyanto (1995) analisis sistem adalah penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh kedalam bagian-bagian komponennya dengan maksud untuk mengidentifikasikan dan mengevaluasi permasalahan, kesempatan, hambatan yang terjadi dan kebutuhan yang diharapkan sehingga dapat diusulkan perbaikan.
  • Menurut Kristanto (2003) analisis sistem adalah suatu proses mengumpulkan dan menginterpretasikan kenyataan-kenyataan yang ada, mendiagnosa persoalan dan menggunakan keduanya untuk memperbaiki sistem.
  • Menurut Mc Leod :Analisa Sistem Adalah Suatu studi dari sistem yang telah ada dengan tujuan untuk merancang sistem yang baru atau memperbaiki kekurangan dari sistem yang telah ada.
  • Menurut  Pressman : Analisa Sistem Adalah Kegiatan menemukan atau mengidentifikasikan masalah, mengevaluasi, membuat model serta membuat spesifikasi sistem.
4.2 Proses Analisa sistem
a. Mengidentifikasi Masalah (Identify)
Analis sistem harus mempunyai pengetahuan yang cukup tentang aplikasi yang sedang dianalisisnya. Untuk aplikasi bisnis, analis sistem perlu mempunyai pengetahuan tentang sistem bisnis yang diterapkan di organisasi, sehingga dapat mengidentifikasi penyebab terjadinya masalah ini. Tugas mengidentifikasi penyebab masalah dimulai dengan mengkaji ulang terlebih dahulu subyek permasalahan yang telah diutarakan oleh manajemen atau yang telah ditemukan oleh analis sistem ditahap perencanaan sistem.
Ada tiga langkah yang harus dilakukan didalam tahapan ini yaitu :
1)    Mengidentifikasi Penyebab Masalah
 Pada tahap ini kita harus dapat mengetahui apa yang menyebabkan masalah terjadi. Missal terjadi penurunan omzet penjualan karena banyak konsumen yang komplain terhadap divisi penjualan tersebut.
2)   Mengidentifikasi Titik Keputusan
 Setelah penyebab terjadinya masalah dapat ditentukan, selanjutnya juga harus ditentukan titik keputusan penyebab masalah tersebut.
 Contoh : penyebab masalah konsumen komplain karena pelayanan yang kurang baik terhadap konsumen. Titik keputusan yang mengakibatkan terjadinya sebab masalah ini adalah penanganan order langganan di bagian order penjualan yang kurang baik kepada pelanggan.
3)   Mengidentifikasi Personil-Personil Kunci
 Setelah titik-titik keputusan penyebab masalah dapat diidentifikasi beserta lokasi terjadinya, maka selanjutnya yang perlu diidentifikasi adalah personil-personil kunci baik yang langsung maupun tidak langsung dapat menyebabkan terjadinya masalah tersebut.
b.  Memahami Kerja dari Sistem yang Ada (Understand) 
Langkah ini dapat dilakukan dengan mempelajari secara terinci bagaimana sistem yang ada beroperasi. Diperlukan data yang dapat diperoleh dengan cara melakukan penelitian. Bila di tahap perencanaan sudah pernah diadakan penelitian, sifatnya masih penelitian pendahuluan (preliminary survey). Sedangkan pada tahap analisis sistem, penelitiannya bersifat penelitian terinci (detailed survey). 
Analis sistem perlu mempelajari apa dan bagaimana operasi dari sistem yang ada sebelum mencoba untuk menganalisis permasalahan, kelemahan dan kebutuhan pemakai sistem untuk dapat memberikan rekomendasi pemecahannya. Sejumlah data perlu dikumpulkan, dengan menggunakan teknik pengumpulan data yang ada, yaitu wawancara, oberservasi, daftar pertanyaan dan pengambilan sampel. 
1. Menentukan Jenis Penelitian

2. Merencanakan Jadwal Peneliti
  1.  Dimana penelitian akan dilakukan 
  2. Apa dan siapa yang akan diteliti 
  3. Siapa yang akan meneliti 
  4. Kapan penelitian dilakukan

3. Membuat Penugasan Penelitian

4. Membuat Agenda Wawancara


5. Mengumpulkan Hasil Penelitian
Fakta atau data yang diperoleh dari hasil penelitian harus dikumpulkan sebagai suatu dokumentasi sistem lama, yaitu :
  1. Waktu untuk melakukan suatu kegiatan
  2. Kesalahan melakukan kegiatan di sistem yang lama
  3. Pengambilan sampel
  4. Formulir dan laporan yang dihasilkan oleh sistem lama
  5. Elemen-elemen data
  6. Teknologi yang digunakan di sistem lama
  7. Kebutuhan informasi pemakai sistem / manajemen

c.   Menganalisis Hasil Penelitian (Analyze)

 Langkah ini dilakukan berdasarkan data yang telah diperoleh dari hasil penelitian yang telah dilakukan. Kita dapat menganalisis :
1)    Kelemahan dari sitem lama tersebut
2)   Kebutuhan informasi bagi pemakai sistem dan pihak manajemen

d.  Membuat Laporan Hasil Analisis (Report)

Isinya adalah :

1)    Alasan melakukan analisis sistem

2)   Menguraikan permasalah-permasalan yang terjadi pada sistem lama

3)   Mengidentifikasi penyebab masalah

4)   Mengidentifikasi titik keputusan

5)   Menguraikan penelitian yang dilakukan

6)   Menguraikan hasil analisis

7)   Kesimpulan analisis

4.3 Menganalisis Hasil Penelitian Pada Sebuah Penelitian
a) Menganalisis Kelemahan Sistem
Penelitian dilakukan untuk menjawab pertanyaan :
  1. Apa yang dikerjakan ? 
  2. Bagaimana mengerjakannya ? 
  3. Siapa yang mengerjakan
Menganalisis kelemahan sistem sebaliknya dilakukan untuk menjawab pertanyaan: 
  1. Mengapa dikerjakan ? 
  2. Perlukah dikerjakan ? 
  3. Apakah telah dikerjakan dengan baik ?
Sasaran yang diinginkan oleh sistem yang baru ditentukan oleh kriteria penilaian sebagai berikut : 

  1. Relevance,
  2. Capacity,
  3. Efficiency,
  4. Timeliness,
  5. Accessibility,
  6. Flexibility,
  7. Accuracy,
  8. Reliability,
  9. Security,
  10. Economy,
  11. Simplicity
Berdasarkan pertanyaandan kriteria ini, selanjutnya analisis sitem akan dapat melakukan analis dari hasil penelitian dengan baik untuk menemukan kelemahan dan permasalahan dari sistem yang ada.

b) Menganalisis kebutuhan informasi bagi pemakai/user atau Manajemen.
Tugas lain dari analis sistem yang diperlukan sehubungan dengan sasaran utama sistem informasi, yaitu menyediakan informasi yang dibutuhkan bagi para pemakainya perlu dianalisis.
c)  Report / Laporan hasil analisis
Laporan hasil analisis diarahkan ke panitia pengarah (Steering Committee) yang menantikan akan diteruskan ke manajemen. Pihak manajemen bersama-sama dengan panitia pengarah dan pemakai sistem akan mempelajari temuan-temuan dan analis yang telah dilakukan oleh analis sistem yang disajikan dalam laporan ini.
Tujuan utama dari penyerahan laporan ini kepada manajemen adalah sebagai berikut :
-          Analisis telah selesai dilakukan.
-          Meluruskan kesalah-pengertian mengenai apa yang telah ditemukan dan dianalisis oleh analis sistem tetapi tidak sesuai menurut manajemen.
-          Meminta pendapat dan saran dari pihak manajemen.
-          Meminta persetujuan kepada pihak manajemen untuk melakukan tindakan selanjutnya
(dapat berupa meneruskan ke tahap desain sistem atau menghentikan proyek bila dipandang tidak layak lagi).
Semua hasil yang didapat dari penelitian perlu dilampirkan pada laporan hasil analisis ini, sehingga manajemen dan user dapat memeriksa kembali kebenaran data yang akan diperoleh.
d)  Isi laporan hasil analisis
1.   Alasan dan lingkup dari analisis sistem.
2.  List dari masalah utama yang diidentifikasi.
3.  Pernyataan yang lengkap dan definisi dari kebutuhan user.
4.  List dari asumsi kritis.
5.  Rekomendasi

sumber pustaka :
http://seputarpengertian.blogspot.co.id/2014/04/seputar-pengertian-dan-langkah-langkah-Analisa-sistem.html 
http://oktasiusblogger.blogspot.co.id/2016/03/tahapan-tahapan-dalam-analisis.html
https://susipujiastuti.wordpress.com/2008/10/26/pengertian-analisis-sistem-informasi/  
https://iimsitirohmah.blogspot.co.id/2017/04/bab-iii-analisis-sistem-4.html

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TUGAS SISTEM INFORMASI

1. Sebutkan definisi  ! a. Sistem b. Data c. Sistem Informasi d. Pengembangan Sistem Informasi Jawaban : 1. a) Sistem adalah sekelompok komponen dan elemen yang digabungkan menjadi satu untuk mencapai tujuan tertentu. Sistem berasal dari bahasa Latin ( systēma ) dan bahasa Yunani ( sustēma ) adalah suatu kesatuan yang terdiri komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi , materi atau energi untuk mencapai suatu tujuan. Istilah ini sering dipergunakan untuk menggambarkan suatu set entitas yang berinteraksi, di mana suatu model matematika seringkali bisa dibuat.    Sistem juga merupakan kesatuan bagian-bagian yang saling berhubungan yang berada dalam suatu wilayah serta memiliki item-item penggerak, contoh umum misalnya seperti negara. Negara merupakan suatu kumpulan dari beberapa elemen kesatuan lain seperti provinsi yang saling berhubungan sehingga membentuk suatu negara dimana yang berperan sebagai penggerakn...

METODE PENELITIAN

BAB I PENDAHULUAN  Metode, berasal dari bahasa Yunani yaitu methodos yang berarti cara atau menuju suatu jalan. Metode merupakan kegiatan ilmiah yang berkaitan dengan suatu cara kerja (sistematis) untuk memahami suatu subjek atau objek penelitian, sebagai upaya untuk menemukan jawaban yang dapat dipertanggung jawabkan secara ilmiah dan termasuk keabsahannya (Rosdy Ruslan,2003:24). Sedangkan pengertian penelitian, adalah: usaha untuk menemukan, mengembangkan, dan menguji kebenaran suatu pengetahuan, yang dilakukan dengan metode-metode ilmiah  BAB II KONSEP DASAR John Dewey di dalam bukunya How We Think (1910) mengatakan bahwa metode ilmiah ialah langkah-langkah pemecahan suatu masalah yaitu sebagai berikut: 1)Merasakan adanya suatu masalah atau kesulitan. Masalah atau kesulitan ini mendorong perlunya pemecahan. 2) Merumuskan dan atau membatasi masalah/kesulitan tersebut. Di dalam hal ini diperlukan observasi untuk mengumpulkan fakta yang berhubu...